✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️
✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️

Daftar sekarang

Webinar Langsung: Rahasia Membangun Roda Gila Pertumbuhan B2B2C yang Sukses
Simpan tempat Anda sekarang
Istilah Daftar Istilah
Daftar Istilah Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manfaat Karyawan
Daftar isi

Program Bonus Karyawan

Program bonus karyawan adalah sistem insentif terstruktur yang memberikan penghargaan kepada karyawan berupa bonus finansial atau non-tunai berdasarkan kinerja, kesuksesan perusahaan, atau pencapaian tujuan. Program-program ini membantu meningkatkan moral, meningkatkan motivasi, dan menyelaraskan upaya karyawan dengan tujuan bisnis.

Apa yang dimaksud dengan program bonus karyawan?

Program bonus karyawan menawarkan kompensasi tambahan di luar gaji pokok. Program ini dapat mencakup bonus tahunan, bonus insentif, penghargaan tim, atau manfaat non-tunai. Setiap program bervariasi tergantung pada tujuan perusahaan dan anggaran yang tersedia. 

Sebelum meluncurkan program bonus, penting untuk menetapkan tujuan yang jelas, menentukan syarat kelayakan, memastikan transparansi, dan melatih manajer untuk mengelola program tersebut secara adil dan efektif.

Apa saja komponen dari program bonus karyawan?

Komponen utama yang perlu dipertimbangkan saat merancang program bonus:

  • Tujuan dan sasaran: Sesuaikan dengan prioritas bisnis dan gunakan kriteria SMART.
  • Kriteria kelayakan: Tentukan siapa yang memenuhi syarat, berdasarkan kinerja individu, tim, atau perusahaan.
  • Jenis bonus: Tawarkan bonus berdasarkan kinerja, bonus tunai, bonus pendaftaran, bonus rujukan, atau bonus non-tunai.
  • Perhitungan bonus: Gunakan rumus atau metrik yang jelas untuk menentukan pembayaran.
  • Komunikasi: Pastikan karyawan memahami program dan kemajuan mereka.
  • Pelatihan manajer: Memberikan keterampilan kepada para pemimpin untuk menerapkan dan menjelaskan program secara efektif.
  • Anggaran dan pendanaan: Alokasikan dana berdasarkan target kinerja dan keberlanjutan.
  • Evaluasi dan tinjauan: Lakukan penilaian secara berkala terhadap efektivitas program dan lakukan penyesuaian sesuai kebutuhan.

Apa saja jenis program bonus karyawan?

Jenis program bonus yang umum meliputi:

  • Bonus insentif tahunan: Terkait dengan tujuan yang telah ditentukan sebelumnya, diberikan setiap tahun berdasarkan kinerja individu atau tim.
  • Pembagian laba: Sebagian dari laba perusahaan dibagikan kepada karyawan yang berhak.
  • Bonus insentif: Hadiah langsung untuk kinerja atau pencapaian yang luar biasa.
  • Bonus non-tunai: Termasuk kartu hadiah, cuti tambahan, fasilitas perjalanan, atau manfaat kesehatan.
  • Bonus pendaftaran: Ditawarkan kepada karyawan baru sebagai insentif tambahan untuk bergabung dengan perusahaan.
  • Program insentif tim: Hadiah dibagikan di antara kelompok berdasarkan hasil kolektif.

Apakah bonus karyawan dapat dikurangkan dari pajak?

Ya, bonus karyawan dapat dikurangkan dari pajak bagi pemberi kerja selama bonus tersebut dianggap sebagai kompensasi yang wajar dan didokumentasikan dengan benar.

Namun, bonus juga dianggap sebagai penghasilan kena pajak bagi karyawan dan harus dilaporkan serta dipotong sesuai dengan pajak gaji standar. Pemberi kerja disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli pajak untuk memastikan pelaporan dan pengurangan pajak yang akurat.

Apa saja contoh program bonus karyawan?

Contoh program bonus karyawan yang umum meliputi:

  • Bonus berdasarkan kinerja: Terkait dengan pencapaian KPI atau hasil spesifik.
  • Pembagian keuntungan: Sebagian persentase dari keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada karyawan.
  • Bonus insentif: Penghargaan langsung atas kontribusi yang luar biasa.
  • Bonus pendaftaran: Ditawarkan kepada karyawan baru sebagai bagian dari paket rekrutmen.
  • Bonus rujukan: Hadiah yang diberikan kepada karyawan yang merekomendasikan calon karyawan yang berhasil diterima.
  • Bonus liburan: Diberikan selama musim liburan atau akhir tahun. 

Contoh-contoh ini bervariasi dalam struktur dan tujuannya, tetapi semuanya bertujuan untuk menghargai usaha dan hasil.

Bagaimana cara menentukan bonus karyawan?

Untuk menentukan bonus karyawan, pemberi kerja harus:

  • Tentukan metrik kinerja atau tujuan yang jelas.
  • Sesuaikan jumlah bonus dengan anggaran dan hasil bisnis.
  • Gunakan sistem berbasis rumus atau persentase dari gaji/laba.
  • Pertimbangkan peran, kontribusi, dan dampak keseluruhan tim.
  • Pastikan keadilan dan konsistensi di seluruh departemen.

Penetapan bonus harus transparan dan dikomunikasikan dengan baik untuk menjaga kepercayaan.

Survei denyut nadi karyawan:

Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).

Pertemuan empat mata:

Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.

eNPS:

eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.

Berdasarkan jawaban yang diberikan, karyawan dapat ditempatkan dalam tiga kategori yang berbeda:

  • Promotor
    Karyawan yang memberikan tanggapan positif atau setuju.
  • Pengkritik
    Karyawan yang bereaksi negatif atau tidak setuju.
  • Pasif
    Karyawan yang bersikap netral dalam memberikan tanggapan.

Apa itu program bonus karyawan?

Rencana bonus karyawan adalah dokumen resmi atau kerangka kerja yang mengatur bagaimana bonus disusun dan dikelola.

Mereka menjelaskan kriteria kelayakan, target kinerja, jadwal, metode pembayaran, dan syarat pencairan. Rencana bonus dapat bersifat individu, berbasis tim, atau berlaku secara perusahaan, dan seringkali selaras dengan kebijakan SDM atau strategi kompensasi.

Apa itu contoh program bonus karyawan?

Program bonus karyawan contoh adalah template atau contoh yang digunakan untuk membantu organisasi merancang sistem penghargaan mereka sendiri. Biasanya mencakup:

  • Tujuan program
  • Jenis bonus (misalnya, bonus kinerja, bonus rujukan, bonus spot)
  • Persyaratan kelayakan
  • Metode perhitungan bonus
  • Proses komunikasi dan pelacakan

Penggunaan sampel membantu memastikan konsistensi dan kesesuaian dengan praktik terbaik.

Pelajari bagaimana Empuls dapat membantu organisasi Anda

Bergabunglah dengan lebih dari 5.000 bisnis yang sudah berkembang bersama Xoxoday.

Libatkan, berikan penghargaan, dan pertahankan orang-orang terbaik Anda.
Jadwalkan demo