
Perhitungan komisi
Perhitungan komisi merupakan inti dari motivasi bagi tenaga penjualan dan karyawan di berbagai sektor.
Baik itu persentase sederhana maupun rumus yang kompleks, cara penentuan komisi dapat secara signifikan memengaruhi penghasilan dan kinerja individu.
Apa itu perhitungan komisi?
Komisi adalah biaya atau pembayaran yang diterima seseorang sebagai imbalan atas penjualan produk atau jasa, atau atas penyelesaian tugas tertentu. Biasanya berupa persentase dari total penjualan atau jumlah tetap yang ditawarkan untuk memotivasi orang agar melakukan penjualan atau mencapai tujuan tertentu.
Perhitungan komisi sering digunakan dalam pekerjaan penjualan, di mana tenaga penjualan mendapatkan persentase dari uang yang mereka peroleh melalui upaya penjualan mereka. Ini adalah cara untuk menghargai dan mendorong individu atas upaya mereka dalam mempromosikan dan menjual suatu produk.
Apa saja jenis-jenis komisi yang berbeda?
Komisi adalah cara orang mendapatkan uang atas pekerjaan atau layanan yang mereka berikan. Ada berbagai jenis komisi, dan berikut adalah beberapa yang umum:
- Komisi penjualan
- Komisi properti
- Komisi asuransi
- Komisi rujukan
- Dasar ditambah komisi
Apa saja kesalahan umum yang perlu dihindari saat mengelola perhitungan komisi?
Mengelola perhitungan komisi bisa jadi rumit, tetapi ada beberapa kesalahan umum yang harus dihindari untuk memastikan keakuratan dan keadilan. Berikut beberapa poin yang dapat membantu Anda mengelola komisi dengan efektif:
- Kebijakan yang tidak lengkap atau tidak jelas
- Kesalahan penginputan data secara manual
- Sumber data yang tidak konsisten
- Mengabaikan clawbacks dan chargebacks
- Rumus yang rumit dan sulit ditangani
- Kekurangan audit rutin
Apa itu clawbacks, dan bagaimana pengaruhnya terhadap perhitungan komisi?
Clawbacks mirip dengan "pengembalian" atau pembatalan atas sesuatu yang telah diberikan sebelumnya. Clawbacks biasanya berlaku dalam konteks komisi, di mana seorang karyawan atau tenaga penjualan menerima komisi atas penjualan yang dilakukan atau pencapaian target tertentu. Kemudian, terjadi sesuatu yang menyebabkan pembayaran tersebut dibatalkan atau dikurangi.
Begini cara mereka memengaruhi perhitungan komisi:
- Pengembalian kelebihan pembayaran
- Pencapaian target
- Kesalahan atau kekeliruan
Bagaimana bonus atau insentif memengaruhi perhitungan komisi?
Bonus atau insentif dapat memengaruhi perhitungan komisi dengan beberapa cara yang berbeda, tergantung pada cara pengaturannya dalam rencana kompensasi tertentu:
- Penghasilan tambahan
- Tujuan dan sasaran
- Persentase atau jumlah tetap
- Waktu
Bagaimana cara menghitung komisi?
Ada beberapa cara untuk menghitung komisi tergantung pada strukturnya:
- Komisi tetap: Persentase tetap dari setiap penjualan (misalnya, 5% dari total penjualan).
- Komisi berjenjang: Tarif yang lebih tinggi berlaku setelah mencapai target tertentu.
- Komisi berdasarkan pendapatan: Berdasarkan pendapatan yang dihasilkan daripada jumlah penjualan.
Untuk mempermudah proses, perusahaan sering menggunakan kalkulator komisi yang mengotomatiskan perhitungan berdasarkan aturan yang telah ditentukan dan nilai masukan. Memahami cara menghitung komisi dengan akurat merupakan kunci untuk menghindari sengketa dan mempertahankan kepercayaan.

Survei denyut nadi karyawan:
Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).

Pertemuan empat mata:
Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.

eNPS:
eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.
Berdasarkan jawaban yang diberikan, karyawan dapat ditempatkan dalam tiga kategori yang berbeda:

- Promotor
Karyawan yang memberikan tanggapan positif atau setuju. - Pengkritik
Karyawan yang bereaksi negatif atau tidak setuju. - Pasif
Karyawan yang bersikap netral dalam memberikan tanggapan.
Bagaimana cara menghitung komisi menggunakan rumus?
Berikut adalah beberapa rumus umum yang digunakan dalam perhitungan komisi:
1. Rumus komisi tarif tetap
Komisi = Jumlah Penjualan × Tarif Komisi
Contoh: $10.000 dalam penjualan dengan tarif 5% → $10.000 × 0,05 = $500
2. Rumus komisi berjenjang
Komisi = ∑ (Jumlah Penjualan di Tingkat × Tarif untuk Tingkat Tersebut)
Digunakan ketika kelompok penjualan yang berbeda mendapatkan tarif yang berbeda.
3. Rumus komisi berdasarkan pendapatan
Komisi = (Pendapatan yang Dihasilkan − Biaya) × Tarif
Ideal untuk bisnis yang lebih mengutamakan keuntungan daripada volume.
Untuk mempermudah perhitungan ini, banyak tim menggunakan kalkulator komisi digital yang dapat menerapkan rumus-rumus ini secara otomatis.
