✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️
✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️

Daftar sekarang

Webinar Langsung: Rahasia Membangun Roda Gila Pertumbuhan B2B2C yang Sukses
Simpan tempat Anda sekarang
Istilah Daftar Istilah
Daftar Istilah Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manfaat Karyawan
Daftar isi

Pembayaran Komisi

Pembayaran komisi menonjol sebagai metode populer dan motivasional untuk memberikan penghargaan kepada karyawan dan afiliasi atas kinerja dan kontribusi mereka. Pada dasarnya, komisi adalah imbalan finansial yang diberikan kepada seseorang (biasanya perwakilan penjualan atau pemasar afiliasi) berdasarkan volume, nilai, atau sifat transaksi atau kesepakatan yang mereka fasilitasi.

Apa itu pembayaran komisi?

Pembayaran komisi merujuk pada pembayaran yang diberikan kepada individu, biasanya tenaga penjualan, berdasarkan penjualan atau bisnis yang mereka hasilkan. Ini merupakan bentuk pembayaran berbasis insentif di mana semakin banyak seseorang menjual atau mendatangkan bisnis, semakin besar penghasilannya.

Apa saja jenis-jenis pembayaran komisi?

Pembayaran komisi dapat bervariasi tergantung pada kebijakan perusahaan dan target penjualan. Berikut adalah jenis-jenis yang paling umum:

  • Komisi tarif tetap: Jumlah tetap yang dibayarkan per penjualan, terlepas dari harga penjualan.
  • Komisi persentase: Persentase tetap dari nilai penjualan total—misalnya, 5% dari penjualan senilai $1.000.
  • Komisi berjenjang: Tarif yang lebih tinggi berlaku saat penjualan mencapai tonggak tertentu (misalnya, 5% untuk $10K pertama, 7% setelahnya).
  • Komisi sisa: Pembayaran berkelanjutan dari pendapatan berulang, seperti langganan atau perpanjangan.
  • Gaji yang dipotong komisi: Sebuah pinjaman gaji yang kemudian dikompensasi dengan komisi yang diperoleh.
  • Komisi skala geser: Tarifnya berubah tergantung pada harga produk atau volume yang terjual.
  • Komisi dibagi: Pembayaran dibagi antara dua atau lebih tenaga penjualan yang terlibat dalam suatu transaksi.
  • Bonus komisi: Penghasilan tambahan untuk mencapai target tertentu seperti penjualan tambahan atau kepuasan pelanggan.
  • Komisi berjenjang: Bervariasi tergantung pada rentang harga produk, mendorong penjualan di berbagai tingkatan.

Model pembayaran komisi ini membantu bisnis memotivasi kinerja dan menyelaraskan penghasilan dengan hasil yang dicapai.

Apa saja keuntungan dari pembayaran komisi?

Pembayaran komisi menawarkan beberapa keuntungan yang membuatnya menarik bagi baik pemberi kerja maupun karyawan:

  • Motivasi dan kinerja: Mereka memberikan insentif kepada tenaga penjualan untuk menutup lebih banyak transaksi, yang mendorong pertumbuhan pendapatan.
  • Bayar berdasarkan hasil: Perusahaan hanya membayar ketika penjualan tercapai, sehingga kompensasi disesuaikan dengan kinerja.
  • Menarik talenta terbaik: Struktur komisi yang kompetitif dapat menarik profesional penjualan yang terampil.
  • Struktur fleksibel: Model komisi dapat disesuaikan dengan tujuan bisnis atau perubahan pasar.

Apa saja kelemahan dari pembayaran komisi?

Meskipun memiliki manfaat, model pembayaran komisi penjualan memiliki beberapa kelemahan:

  • Pendapatan yang tidak stabil: Komisi yang fluktuatif dapat menimbulkan ketidakpastian finansial bagi karyawan.
  • Risiko perilaku tidak etis: Tekanan untuk menjual dapat menyebabkan taktik yang agresif.
  • Pola pikir jangka pendek: Fokus pada hasil cepat mungkin mengorbankan hubungan jangka panjang.
  • Ketegangan dalam tim: Perselisihan mengenai pengakuan atau persaingan dapat merusak dinamika tim.

Mengapa pembayaran komisi penting?

Pembayaran komisi sangat penting dalam mendorong kinerja, motivasi, dan pertanggungjawaban di antara tim penjualan. Dengan menawarkan insentif finansial untuk pencapaian target, perusahaan dapat menyelaraskan target pendapatan mereka dengan perilaku karyawan. Rencana pembayaran komisi penjualan yang terstruktur dengan baik juga dapat mengurangi tingkat turnover dan meningkatkan produktivitas.

Bagaimana cara menghitung pembayaran komisi?

Pembayaran komisi dihitung menggunakan struktur yang telah ditentukan sebelumnya berdasarkan target penjualan dan kesepakatan antara pemberi kerja dan tenaga penjualan. Berikut adalah metode pembayaran komisi penjualan yang umum dengan contoh singkat:

1. Komisi tarif tetap
Rumus: Jumlah unit terjual × Jumlah tetap
Contoh: 10 unit × $50 = $500

2. Persentase komisi
Rumus: Nilai penjualan × Tingkat komisi
Contoh: $1.000 × 5% = $50

3. Komisi berjenjang
Rumus: Terapkan tarif yang berbeda untuk jenjang penjualan yang berbeda
Contoh: $10.000 × 5% + $5.000 × 7% = $500 + $350 = $850

4. Komisi sisa
Rumus: Pendapatan berulang × Tingkat komisi
Contoh: $100 layanan bulanan × 10% = $10/bulan

5. Komisi skala geser
Rumus: Tarif yang bervariasi berdasarkan volume penjualan
Contoh: $5.000 × 5% + $2.000 × 7% = $250 + $140 = $390

6. Pembagian komisi
Rumus: Total komisi ÷ Jumlah perwakilan
Contoh: $1.000 × 10% ÷ 2 = $50 masing-masing

7. Penarikan komisi
Rumus: Komisi yang diperoleh – Penarikan (advance)
Contoh: $2.500 yang diperoleh – $2.000 penarikan = $500 pembayaran tambahan

8. Bonus atau insentif
Rumus: Tujuan tercapai × Jumlah bonus
Contoh: 10 unit terjual = $100 bonus

Perangkat lunak pembayaran komisi seringkali mengotomatiskan perhitungan ini, terutama untuk struktur berjenjang dan berjenjang. Sistem yang jelas memastikan transparansi dan membangun kepercayaan.

Survei denyut nadi karyawan:

Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).

Pertemuan empat mata:

Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.

eNPS:

eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.

Berdasarkan jawaban yang diberikan, karyawan dapat ditempatkan dalam tiga kategori yang berbeda:

  • Promotor
    Karyawan yang memberikan tanggapan positif atau setuju.
  • Pengkritik
    Karyawan yang bereaksi negatif atau tidak setuju.
  • Pasif
    Karyawan yang bersikap netral dalam memberikan tanggapan.

Bagaimana cara kerja pembayaran komisi?

Proses dimulai dengan menetapkan target penjualan atau kuota. Ketika seorang tenaga penjualan mencapai atau melebihi target tersebut, komisi yang diperoleh dihitung berdasarkan persentase atau struktur yang telah ditentukan sebelumnya.  

Misalnya, jika seorang sales representative menjual produk senilai $10.000 dengan tingkat komisi 5%, maka pembayaran komisi yang diterima akan sebesar $500. Ini adalah contoh dasar pembayaran komisi, dan modelnya dapat bervariasi tergantung pada tingkatan, jenis produk, atau peran.

Pelajari bagaimana Empuls dapat membantu organisasi Anda

Bergabunglah dengan lebih dari 5.000 bisnis yang sudah berkembang bersama Xoxoday.

Libatkan, berikan penghargaan, dan pertahankan orang-orang terbaik Anda.
Jadwalkan demo