

Integrasi Data dalam Penjualan
Integrasi data dalam penjualan adalah proses menggabungkan data dari berbagai sumber dan menggunakannya untuk menciptakan satu sumber kebenaran yang tunggal. Hal ini memungkinkan semua anggota tim untuk mengakses informasi yang relevan tanpa harus mencarinya berulang kali, sehingga menghemat waktu dan mengurangi biaya.
Tujuan utama integrasi data dalam penjualan adalah untuk menciptakan pandangan terpadu dari semua aktivitas penjualan Anda.
Berdasarkan jenis integrasi yang Anda gunakan, manfaatnya bervariasi dan dapat mencakup:
- Meningkatkan efisiensi tim penjualan dengan mengotomatisasi proses penjualan
- Mengurangi biaya dengan menghilangkan kesalahan entri data yang berulang.
- Dapatkan pandangan menyeluruh atas data tim penjualan Anda.
- Menjaga motivasi para tenaga penjualan dan melaksanakan tugas dengan cara yang menyenangkan.
- Meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
- Menganalisis data gabungan Anda dan merancang rencana untuk mencapai target serta meningkatkan ROI.
Apa itu integrasi data?
Integrasi data adalah proses menggabungkan data yang terpisah-pisah ke dalam satu sistem tunggal. Proses ini dapat diotomatisasi dan dapat dilakukan pada tingkat kompleksitas yang bervariasi. Tujuan integrasi data adalah untuk menciptakan tampilan tunggal dari semua informasi di organisasi Anda sehingga mudah digunakan dan dipahami oleh semua anggota tim.
Integrasi data dapat membantu bisnis Anda:
- Meningkatkan kolaborasi antar tim
- Perbaiki proses internal dengan mengotomatisasi tugas-tugas manual.
- Berikan akses kepada karyawan untuk informasi yang relevan yang mereka butuhkan untuk melaksanakan tugas mereka.
Mengapa integrasi data penting untuk penjualan?
Integrasi data sangat penting bagi tim penjualan karena memungkinkan Anda melihat semua wawasan yang terkait dengan proses penjualan secara bersamaan. Hal ini membantu Anda memahami target Anda, apa yang telah dicapai oleh tim sejauh ini, siapa saja yang menjadi performa terbaik, dan masih banyak lagi.
Integrasi data juga membantu dalam memperluas tim penjualan Anda. Misalnya, jika Anda memiliki beberapa tim yang menjual produk berbeda di wilayah yang berbeda, mereka akan kesulitan untuk mengoordinasikan upaya mereka tanpa akses ke data real-time tentang prospek dan pelanggan di semua divisi.
Mengapa Anda harus mengintegrasikan data penjualan dengan CRM Anda?
Mengintegrasikan data penjualan dengan CRM memungkinkan Anda untuk mengakses semua informasi tentang prospek atau pelanggan tertentu di satu tempat. Hal ini memudahkan tim penjualan untuk memahami tahap mana dalam funnel penjualan yang sedang dilalui oleh pelanggan tersebut dan memungkinkan mereka untuk mengambil keputusan yang lebih terinformasi tentang langkah selanjutnya yang harus diambil.

Berikut adalah beberapa manfaat utama:
- Anda dapat melihat di mana peluang penjualan Anda berada untuk setiap produk atau layanan.
- Anda dapat menggunakan informasi ini untuk menargetkan perusahaan dan individu tertentu.
- Anda dapat mengidentifikasi calon pelanggan sebelum mereka menjadi pelanggan sebenarnya.
- Lihat seberapa baik performa tim penjualan Anda dibandingkan dengan anggota tim lainnya. Dapatkan wawasan berharga tentang cara mengalokasikan sumber daya dan mendukung upaya pengembangan masing-masing anggota tim.
Apa saja manfaat integrasi data bagi perusahaan?
Integrasi data memiliki banyak manfaat bagi perusahaan:
- Pengurangan kompleksitas: Dengan mengurangi jumlah sistem yang harus ditangani, integrasi data membantu mengurangi kompleksitas bagi pengguna akhir dan staf IT.
- Konsistensi yang lebih baik: Dengan fewer sistem yang terlibat, lebih mudah untuk menjaga konsistensi di antara mereka.
- Pelaporan yang lebih mudah: Lakukan kueri yang lebih kompleks di beberapa sumber secara bersamaan, sehingga memudahkan pembuatan laporan berdasarkan data historis atau alat analitik canggih.
- Keamanan yang ditingkatkan: Kurangi risiko kebocoran data dengan memastikan bahwa data dienkripsi, disimpan di satu tempat, dan hanya diakses oleh pihak yang berwenang.
- Menghemat biaya: Memungkinkan Anda untuk menggunakan kembali sistem yang sudah ada daripada membangun sistem baru dari awal setiap kali ada penambahan baru pada model bisnis Anda.
- Peningkatan efisiensi: Integrasi data memudahkan karyawan untuk mengakses informasi yang mereka butuhkan guna menjalankan tugas mereka dengan efisien.
- Peningkatan produktivitas: Karyawan dapat menghabiskan lebih sedikit waktu untuk mencari informasi dan lebih banyak waktu untuk bekerja pada proyek atau tugas.
- Pengambilan keputusan yang lebih baik: Ketika data terintegrasi, lebih mudah untuk menemukan pola dan korelasi antara berbagai set data. Hal ini dapat membantu dalam mengidentifikasi tren dan menerapkannya pada bisnis.
- Mencegah kesalahan data: Menghilangkan kesalahan manual dengan mengotomatisasi proses yang berulang.
- Penyelesaian masalah yang lebih cepat: Ketika bisnis memiliki akses ke semua data yang mereka butuhkan, masalah dapat diidentifikasi dan diselesaikan lebih cepat dari sebelumnya.
- Peningkatan layanan pelanggan: Dengan data yang terpusat di satu tempat, menjadi lebih mudah untuk memberikan layanan pelanggan yang lebih baik dengan pengalaman layanan yang dipersonalisasi daripada layanan generik yang berpotensi membuat pelanggan merasa tidak nyaman.
Apa saja teknik utama yang digunakan untuk integrasi data?
Ada beberapa teknik yang digunakan untuk integrasi data:
- ETL (Extract-Transform-Load): Proses ini melibatkan pengambilan data dari satu lokasi (seperti basis data), mengubahnya ke format lain (misalnya, mengganti nama kolom), dan memuatnya ke lokasi lain (seperti basis data lain). Alat ETL sering digunakan untuk pemrosesan batch, di mana alur kerja dijadwalkan pada waktu tertentu atau saat peristiwa tertentu terjadi (misalnya, saat ada data baru yang tersedia).
- Streaming: Streaming merujuk pada pemrosesan peristiwa secara real-time saat peristiwa tersebut terjadi, bukan setelah peristiwa tersebut dikumpulkan ke dalam batch.
- Virtualisasi data: Ini adalah pendekatan untuk mengintegrasikan berbagai sumber data yang berbeda berdasarkan skema mereka, termasuk metadata seperti struktur, batasan, dan hubungan. Virtualisasi data bertindak sebagai perangkat lunak perantara antara aplikasi dan sistem penyimpanan sehingga setiap aplikasi dapat melihat tampilan data sesuai kebutuhannya tanpa memiliki akses langsung ke sistem penyimpanan fisik yang mendasarinya.
Apa saja contoh penerapan integrasi data dalam dunia nyata?
Kita semua tahu bahwa integrasi data sangat penting, tetapi kita tidak selalu memikirkan apa artinya dalam dunia nyata. Berikut adalah beberapa contoh bagaimana perusahaan menggunakan integrasi data dalam bisnis mereka:
- Integrasi data untuk pengembangan produk: Jika Anda sedang mengembangkan produk baru dan ingin mengintegrasikan informasi dari berbagai sumber, perangkat lunak integrasi data dapat membantu Anda.
- Integrasi data untuk riset pasar: Penggunaan alat integrasi data memungkinkan perusahaan untuk menganalisis tren konsumen dan memahami kebutuhan mereka dengan lebih baik guna merencanakan produk dan layanan di masa depan. Analisis ini membantu bisnis mengambil keputusan yang lebih cerdas mengenai di mana mereka harus menghabiskan uang untuk iklan atau kampanye pemasaran, produk apa yang harus dikembangkan tahun depan, dan sebagainya.
- Integrasi data untuk tim layanan pelanggan: Agen layanan pelanggan sering memerlukan akses ke informasi tentang pembelian pelanggan sebelumnya, riwayat pembayaran mereka, dan detail lainnya untuk menyelesaikan masalah dengan cepat yang mungkin timbul selama panggilan telepon atau sesi email dengan pelanggan tersebut. Integrasi data dapat membantu menyelesaikan semua hal ini dengan lebih cepat.
- Integrasi data untuk e-commerce: Hubungkan sistem CRM Anda dengan platform e-commerce Anda sehingga Anda dapat dengan mudah mengakses informasi pelanggan saat membuat penawaran penjualan, mengirim buletin, dan sebagainya. Dengan cara ini, Anda tidak perlu memasukkan data pelanggan secara manual ke setiap aplikasi, yang memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan.
- Integrasi data untuk rantai pasok: Hal ini memungkinkan Anda untuk mengidentifikasi titik-titik kemacetan dalam rantai pasok dan mengoptimalkannya sesuai kebutuhan (misalnya, dengan membuat rute baru). Untuk melakukannya, Anda memerlukan pandangan end-to-end dari semua proses rantai pasok: mulai dari bahan baku hingga pengiriman barang jadi.

Survei denyut nadi karyawan:
Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).

Pertemuan empat mata:
Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.

eNPS:
eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.
Berdasarkan jawaban yang diberikan, karyawan dapat ditempatkan dalam tiga kategori yang berbeda:

- Promotor
Karyawan yang memberikan tanggapan positif atau setuju. - Pengkritik
Karyawan yang bereaksi negatif atau tidak setuju. - Pasif
Karyawan yang bersikap netral dalam memberikan tanggapan.
Apa hubungan antara integrasi data dan CRM?
Hubungan antara integrasi data dan CRM adalah bahwa keduanya merupakan dua hal yang terpisah. Integrasi data merujuk pada proses menggabungkan berbagai sumber data menjadi model yang terpadu. Di sisi lain, CRM adalah teknologi yang digunakan perusahaan untuk mengelola hubungan dengan pelanggan.
Setiap perangkat lunak bisnis (seperti CRM) perlu memiliki cara yang efektif untuk mengumpulkan dan melacak data tentang pelanggannya. Integrasi data adalah salah satu cara untuk melakukannya karena memungkinkan semua jenis informasi tentang pelanggan (dan subjek lain) dikumpulkan di satu tempat di mana semua karyawan yang membutuhkannya dapat mengaksesnya dengan mudah.
Apa saja tantangan dalam integrasi data?
Integrasi data bukanlah tugas yang sederhana; seringkali sulit untuk menyatukan semua elemen agar saling terhubung. Ada beberapa tantangan yang mungkin Anda hadapi saat mengintegrasikan data di berbagai sistem, di antaranya:
- Masalah kualitas data: Integrasi data memerlukan penyelarasan data dari berbagai sumber, yang mengharuskan kedua set data memiliki kualitas tinggi dan format atau struktur yang standar. Penyelarasan menjadi sulit atau bahkan tidak mungkin jika kualitas data tidak memadai.
- Ketidakcocokan tipe data: Data dari satu sistem mungkin disimpan sebagai nilai integer, sementara sistem lain menggunakan nilai string untuk konsep yang sama. Hal ini menyulitkan untuk membandingkan keduanya guna menemukan kesesuaian antara catatan dalam basis data yang berbeda.
- Masalah volume data: Volume data dapat bervariasi secara signifikan antar sistem, sehingga sulit untuk mencocokkan data tersebut dengan akurat tanpa kehilangan informasi di salah satu basis data saat menggabungkan data menjadi satu set catatan yang terpadu.
- Kekurangan protokol keamanan: Ada banyak cara berbeda yang digunakan perusahaan untuk menyimpan informasi sensitif seperti nomor kartu kredit pelanggan atau nomor jaminan sosial; namun, tidak mengamankan data rahasia ini dapat menimbulkan masalah.
Bagaimana integrasi data dapat memberikan nilai tambah bagi bisnis Anda?
Untuk membantu Anda memulai perjalanan menuju masa depan yang lebih sejahtera, berikut adalah cara-cara di mana integrasi data dapat memberikan nilai tambah bagi bisnis Anda:
- Percepat pengambilan keputusan dengan memberikan visibilitas real-time terhadap informasi di seluruh sistem.
- Memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat dengan menggabungkan data dari berbagai sumber menjadi satu sumber kebenaran yang tunggal.
- Menghilangkan upaya yang tumpang tindih antar tim dan meningkatkan kolaborasi antar tim.
- Mengurangi biaya dengan mengoptimalkan proses melalui otomatisasi dan konsolidasi sumber daya di berbagai sistem.
- Peningkatan kepatuhan terhadap peraturan seperti GDPR dengan memastikan semua data dienkripsi dan aman.
Bagaimana Compass dapat membantu dalam integrasi data?
Kami menggunakan metode standar untuk mengintegrasikan data penjualan dari berbagai sumber seperti spreadsheet, CRM, ERP, DMS, atau ERP, dan menggabungkannya dengan Compass dalam hitungan jam.
- Proses pengaturan awal biasanya melibatkan tim teknis dari kedua belah pihak untuk mendiskusikan dan mengimplementasikan uji coba integrasi.
- Setelah diatur, metode integrasi Compass secara otomatis mengambil data pada siklus berikutnya.
- Berdasarkan urutan prioritas, kami biasanya menyarankan integrasi melalui CRM, Webhook, SFTP, dan SDK untuk mendapatkan pengalaman terbaik dalam integrasi Compass.
Bagaimana integrasi data dapat membantu Anda mengelola CRM Anda?
Berikut adalah beberapa cara di mana integrasi data dapat membantu Anda mengelola CRM Anda:
- Memungkinkan Anda untuk mengintegrasikan data dari berbagai sumber ke dalam satu lokasi pusat.
- Membantu Anda menyinkronkan data di antara beberapa sistem.
- Memungkinkan Anda untuk menyesuaikan cara Anda melihat dan menggunakan data Anda.
- Berbagi informasi satu sama lain, yang memudahkan dan mempercepat kolaborasi.
