✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️
✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️

Daftar sekarang

Webinar Langsung: Rahasia Membangun Roda Gila Pertumbuhan B2B2C yang Sukses
Simpan tempat Anda sekarang
Istilah Daftar Istilah
Daftar Istilah Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manfaat Karyawan
Daftar isi

Program Rujukan Karyawan

Program rujukan karyawan adalah inisiatif perekrutan strategis yang memanfaatkan kekuatan tenaga kerja yang sudah ada untuk mencari kandidat yang memenuhi syarat untuk posisi yang kosong.

Apa itu program rujukan karyawan?

Program rujukan karyawan adalah inisiatif strategis yang memberikan insentif kepada karyawan saat ini untuk merekomendasikan kandidat yang memenuhi syarat dari jaringan mereka untuk posisi yang tersedia di perusahaan.

Hal ini memanfaatkan kekuatan hubungan karyawan yang sudah ada untuk mencari talenta berkualitas tinggi yang mungkin sudah familiar dengan budaya dan nilai-nilai perusahaan.

Apa saja contoh program rujukan karyawan?

Contoh program rujukan karyawan yang kreatif:

  • Donasi amal: Alih-alih (atau selain) memberikan bonus tunai, beberapa perusahaan menyumbangkan dana ke lembaga amal yang dipilih oleh karyawan yang merekomendasikan untuk setiap perekrutan yang berhasil. Hal ini memberikan rasa kepuasan dan sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial.

  • Sistem insentif berjenjang: Buat struktur insentif berjenjang berdasarkan tingkat kesulitan dalam mengisi posisi tertentu. Misalnya, bonus yang lebih tinggi dapat ditawarkan untuk merekomendasikan kandidat yang memenuhi syarat untuk posisi teknis yang sulit diisi.

  • Gamifikasi: Mengintegrasikan mekanisme permainan untuk meningkatkan partisipasi. Berikan poin untuk rujukan, aplikasi yang selesai, atau perekrutan yang berhasil. Karyawan dapat bersaing untuk mendapatkan pengakuan di papan peringkat atau menukarkan poin untuk hadiah.

  • Program pengakuan: Jangan hanya berfokus pada insentif finansial. Akui dan rayakan secara terbuka karyawan yang aktif berpartisipasi dalam program, bahkan jika rekomendasi mereka tidak menghasilkan perekrutan. Hal ini memperkuat nilai kontribusi mereka.
  • Akses awal ke manfaat perusahaan: Berikan akses awal kepada karyawan yang merekomendasikan rekan kerja untuk menikmati manfaat atau acara perusahaan sebagai ungkapan terima kasih atas partisipasinya. Hal ini dapat mencakup akses awal ke merchandise perusahaan, tiket untuk acara perusahaan, atau bahkan pendaftaran awal untuk pemilihan manfaat.

Apa saja manfaat dari program rujukan karyawan?

Manfaat program rujukan karyawan:

  • Perekrutan berkualitas: Rekomendasi karyawan seringkali menghasilkan calon karyawan yang lebih berkualitas, yang sudah familiar dengan budaya perusahaan dan memiliki peluang besar untuk berhasil dalam peran tersebut.

  • Peningkatan keterlibatan: Program rujukan memberdayakan karyawan dan memberikan mereka peran dalam proses perekrutan, yang pada gilirannya meningkatkan keterlibatan dan rasa kepemilikan.

  • Efisien biaya: Dibandingkan dengan metode perekrutan tradisional, rujukan karyawan dapat menjadi cara yang lebih efisien biaya untuk mendapatkan talenta. Biaya iklan biasanya lebih rendah, dan kualitas calon karyawan dapat berpotensi mengurangi waktu wawancara dan biaya perekrutan secara keseluruhan.

  • Peningkatan retensi: Studi menunjukkan bahwa karyawan yang direkomendasikan oleh rekan kerja cenderung bertahan lebih lama di perusahaan, kemungkinan karena rasa keterikatan yang lebih kuat sejak awal.

  • Branding perusahaan yang positif: Program rujukan yang sukses menampilkan budaya perusahaan yang positif dan menonjolkan nilai yang diberikan oleh karyawan Anda dalam bekerja di sana. Hal ini dapat menarik talenta terbaik dan memperkuat branding perusahaan Anda.

Bagaimana cara meningkatkan program rujukan karyawan?

Meningkatkan program rujukan karyawan Anda:

  • Sederhanakan proses: Buatlah proses pengajuan rekomendasi oleh karyawan sesederhana mungkin. Gunakan platform online yang ramah pengguna atau aplikasi seluler untuk pengajuan yang cepat dan nyaman.

  • Komunikasi yang ditargetkan: Sesuaikan komunikasi program Anda dengan demografi karyawan yang berbeda. Soroti insentif yang sesuai dengan kelompok usia atau minat yang berbeda.

  • Berikan tips untuk merekomendasikan kandidat: Sediakan sumber daya dan panduan untuk membantu karyawan mengidentifikasi dan merekomendasikan kandidat yang memenuhi syarat. Hal ini dapat mencakup contoh email rekomendasi, tips wawancara untuk kandidat yang direkomendasikan, atau deskripsi yang jelas tentang kualitas yang Anda cari.

  • Integrasikan dengan media sosial: Ajak karyawan untuk membagikan lowongan pekerjaan dan program rujukan di jaringan media sosial mereka. Hal ini dapat secara signifikan memperluas jangkauan Anda dan mengakses pool calon kandidat yang lebih luas.

  • Mencari dan menindaklanjuti umpan balik: Secara rutin mintalah umpan balik dari karyawan mengenai efektivitas program. Gunakan informasi ini untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan menyesuaikan program agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

Apakah program rujukan karyawan efektif?

Ya, program rujukan karyawan dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk perekrutan talenta. Berikut alasannya:

  • Kandidat berkualitas: Karyawan cenderung merekomendasikan orang-orang yang mereka percayai dan yakini cocok dengan budaya perusahaan. Hal ini dapat menghasilkan kualitas pelamar yang lebih baik dibandingkan dengan papan lowongan kerja tradisional.

  • Peningkatan keterlibatan: Program rujukan karyawan meningkatkan keterlibatan karyawan dengan memberikan mereka peran dalam proses perekrutan. Mereka merasa diberdayakan untuk berkontribusi pada kesuksesan perusahaan dengan merekomendasikan kandidat yang berkualitas.

  • Efisien biaya: Dibandingkan dengan metode perekrutan lainnya, rujukan karyawan dapat menjadi cara yang lebih efisien biaya untuk mendapatkan talenta. Biaya iklan yang terkait dengan rujukan biasanya lebih rendah, dan kualitas calon karyawan dapat berpotensi mengurangi waktu wawancara dan biaya perekrutan secara keseluruhan.

  • Peningkatan retensi: Studi menunjukkan bahwa karyawan yang direkomendasikan oleh rekan kerja cenderung bertahan lebih lama di perusahaan. Hal ini kemungkinan besar karena mereka sudah memiliki rasa keterikatan dan familiaritas dengan budaya perusahaan.

Cara membangun program rujukan karyawan

Untuk membangun program rujukan karyawan yang efektif, Anda memerlukan pendekatan terstruktur yang menyeimbangkan kesederhanaan, transparansi, dan motivasi. Berikut caranya:

  • Tentukan tujuan perekrutan Anda: Identifikasi peran yang ingin Anda prioritaskan untuk rekomendasi dan jelaskan jenis talenta yang Anda targetkan.

  • Tetapkan aturan yang jelas dan syarat kelayakan: Jelaskan siapa yang dapat berpartisipasi, apa yang dianggap sebagai rujukan yang berhasil, dan struktur hadiahnya.

  • Pilih insentif yang relevan: Tawarkan hadiah yang menarik dan bermakna—bonus tunai, kartu hadiah, cuti tambahan, atau pengakuan publik.

  • Gunakan alat yang mudah diakses: Integrasikan pengajuan rujukan ke dalam perangkat lunak HR Anda atau gunakan platform khusus untuk melacak, mengelola, dan memberikan penghargaan atas rujukan.

  • Buat sistem pelacakan: Pastikan setiap rujukan dipantau dari pengajuan hingga perekrutan, sehingga karyawan tahu bahwa upaya mereka diakui.

  • Latih tim Anda: Berikan pemahaman kepada manajer dan karyawan mengenai proses program, harapan, dan nilai yang ditawarkan.

  • Mengumpulkan umpan balik: Secara teratur meminta masukan untuk menyempurnakan program dan membuatnya lebih efektif.

Survei denyut nadi karyawan:

Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).

Pertemuan empat mata:

Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.

eNPS:

eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.

Berdasarkan jawaban yang diberikan, karyawan dapat ditempatkan dalam tiga kategori yang berbeda:

  • Promotor
    Karyawan yang memberikan tanggapan positif atau setuju.
  • Pengkritik
    Karyawan yang bereaksi negatif atau tidak setuju.
  • Pasif
    Karyawan yang bersikap netral dalam memberikan tanggapan.

Cara mempromosikan program rujukan karyawan

Mempromosikan program rujukan Anda dengan baik merupakan kunci untuk meningkatkan partisipasi dan menarik kandidat berkualitas. Berikut cara melakukannya:

  • Peluncuran yang berdampak: Umumkan program secara luas di seluruh perusahaan melalui kampanye peluncuran menggunakan email, poster, pertemuan, atau rapat umum perusahaan.

  • Gunakan saluran komunikasi internal: Promosikan secara rutin melalui Slack, intranet, buletin, atau rapat tim untuk menjaga agar tetap menjadi prioritas utama.

  • Rayakan keberhasilan secara terbuka: Bagikan kisah-kisah rujukan yang sukses dan hargai karyawan yang melakukan rujukan—ini akan meningkatkan antusiasme dan membuktikan keberhasilan secara sosial.

  • Tawarkan bonus terbatas waktu: Ciptakan rasa urgensi dengan hadiah yang terbatas waktu atau bonus rujukan ganda selama periode perekrutan puncak.

  • Gamifikasi partisipasi: Gunakan papan peringkat, sistem poin, atau kompetisi ramah untuk menjaga tingkat keterlibatan tetap tinggi.

  • Ingatkan secara berkala: Kirimkan pengingat saat posisi kunci tersedia dan sertakan ajakan bertindak yang jelas untuk merekomendasikan.

  • Jadikan informasi ini mudah dibagikan: Berikan karyawan template yang mudah digunakan untuk membagikan lowongan pekerjaan di LinkedIn, WhatsApp, atau email.
Pelajari bagaimana Empuls dapat membantu organisasi Anda

Bergabunglah dengan lebih dari 5.000 bisnis yang sudah berkembang bersama Xoxoday.

Libatkan, berikan penghargaan, dan pertahankan orang-orang terbaik Anda.
Jadwalkan demo