✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️
✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️

Daftar sekarang

Webinar Langsung: Rahasia Membangun Roda Gila Pertumbuhan B2B2C yang Sukses
Simpan tempat Anda sekarang
Istilah Daftar Istilah
Daftar Istilah Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manfaat Karyawan
Daftar isi

Pendapatan Sesuai Target

"On Target Earnings" (OTE) adalah istilah yang sering digunakan dalam rencana kompensasi, terutama dalam peran penjualan dan posisi yang berbasis komisi.

Hal ini merujuk pada total kompensasi yang diharapkan yang akan diterima oleh seorang salesperson atau karyawan jika mereka mencapai target kinerja atau kuota yang ditetapkan.

Apa yang dimaksud dengan penghasilan target?

OTE mencakup komponen tetap, seperti gaji pokok, dan komponen variabel, seperti komisi atau bonus. Hal ini memberikan para tenaga penjualan pemahaman yang jelas tentang potensi penghasilan mereka berdasarkan kinerja mereka, membantu memotivasi dan memberikan insentif kepada mereka untuk mencapai target mereka.

Apa contoh dari OTE?

Contoh OTE (Penghasilan Target) dapat berupa seorang tenaga penjualan dengan gaji pokok $60.000 dan komisi target $40.000. Jika tenaga penjualan tersebut mencapai semua target penjualannya, total OTE tahunannya akan menjadi $100.000.

Apa itu OTE dan OTC?

OTE (Pendapatan Target) adalah total pendapatan yang diharapkan dapat diperoleh seorang tenaga penjualan jika mereka mencapai 100% dari target kinerjanya. Ini mencakup gaji pokok ditambah komponen variabel seperti komisi atau bonus.
OTC (Komisi Target) merujuk secara khusus pada bagian komisi dari OTE yang diperoleh seorang tenaga penjualan saat mencapai target penjualan.

Apa perbedaan antara gaji OTE dan gaji pokok?

Gaji OTE mencakup gaji pokok tetap dan komisi atau insentif variabel. Gaji pokok dijamin, sementara bagian lain dari OTE bersifat berbasis kinerja dan bergantung pada pencapaian target penjualan.

Apa saja yang termasuk dalam target penghasilan?

Pendapatan target umumnya merujuk pada total pendapatan yang diharapkan diperoleh oleh seseorang dalam periode tertentu, terutama dalam peran yang berbasis penjualan atau kinerja. Hal ini dapat mencakup:

  • Gaji pokok: Gaji tetap yang dibayarkan secara rutin kepada karyawan.
  • Gaji variabel: Penghasilan berdasarkan kinerja, seperti bonus, komisi, atau insentif.
  • Manfaat: Manfaat non-tunai seperti asuransi kesehatan, cuti berbayar, kontribusi pensiun, atau opsi saham.
  • Gaji lembur: Gaji tambahan untuk jam kerja yang melebihi jadwal kerja standar.
  • Tip atau uang tip: Pendapatan yang diberikan oleh pelanggan dalam peran yang berbasis layanan.
  • Pendapatan investasi: Pendapatan dari dividen, bunga, atau keuntungan modal.
  • Keuntungan usaha: Pendapatan dari pekerjaan mandiri atau kepemilikan usaha.
  • Pendapatan pasif: Pendapatan dari sumber-sumber seperti royalti, pemasaran afiliasi, atau properti sewaan.

Komponen-komponen ini, ketika digabungkan, memberikan gambaran lengkap tentang potensi penghasilan seseorang.

Apa ekspektasi gaji Anda secara total untuk penghasilan yang ditargetkan?

"Total on-target earnings" (OTE) umumnya merujuk pada total kompensasi yang dapat diharapkan diterima oleh seorang individu, termasuk gaji pokok dan potensi penghasilan tambahan seperti komisi, bonus, atau insentif.

Misalnya, jika sebuah lowongan pekerjaan menyatakan bahwa total penghasilan yang diharapkan untuk posisi penjualan adalah $80.000, artinya total kompensasi yang diharapkan, termasuk gaji pokok dan potensi komisi atau bonus, adalah $80.000.

Saat membahas ekspektasi gaji dengan pemberi kerja atau selama wawancara kerja, penting untuk menjelaskan komponen-komponen yang membentuk total penghasilan target dan memahami bagaimana strukturnya. Hal ini membantu memastikan bahwa kedua belah pihak memiliki pemahaman yang jelas tentang paket kompensasi yang ditawarkan dan diharapkan.

Seberapa realistiskah perkiraan pendapatan yang ditargetkan?

Pendapatan target (OTE) dapat realistis jika didasarkan pada metrik kinerja yang dapat dicapai dan selaras dengan standar pasar. Namun, keakuratannya bergantung pada:

  • Data kinerja historis: Jika sebagian besar tenaga penjualan secara konsisten mencapai target, OTE kemungkinan realistis.
  • Kemungkinan pencapaian kuota: Kuota yang terlalu tinggi membuat OTE menjadi kurang dapat dicapai.
  • Kondisi pasar: Kondisi ekonomi yang sulit atau persaingan yang ketat dapat mempengaruhi potensi pendapatan.
  • Waktu adaptasi: Karyawan baru mungkin memerlukan waktu untuk mencapai produktivitas penuh, yang dapat mempengaruhi realisasi OTE pada tahap awal.

Pada akhirnya, OTEs yang realistis bersifat transparan, didasarkan pada data, dan mencerminkan kinerja rata-rata—bukan hanya para penghasil pendapatan tertinggi.

Survei denyut nadi karyawan:

Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).

Pertemuan empat mata:

Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.

eNPS:

eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.

Berdasarkan jawaban yang diberikan, karyawan dapat ditempatkan dalam tiga kategori yang berbeda:

  • Promotor
    Karyawan yang memberikan tanggapan positif atau setuju.
  • Pengkritik
    Karyawan yang bereaksi negatif atau tidak setuju.
  • Pasif
    Karyawan yang bersikap netral dalam memberikan tanggapan.
Pelajari bagaimana Empuls dapat membantu organisasi Anda

Bergabunglah dengan lebih dari 5.000 bisnis yang sudah berkembang bersama Xoxoday.

Libatkan, berikan penghargaan, dan pertahankan orang-orang terbaik Anda.
Jadwalkan demo