✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️
✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️

Daftar sekarang

Webinar Langsung: Rahasia Membangun Roda Gila Pertumbuhan B2B2C yang Sukses
Simpan tempat Anda sekarang
Istilah Daftar Istilah
Daftar Istilah Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manfaat Karyawan
Daftar isi

Penjualan Keluar

Penjualan keluar adalah proses mencari calon pelanggan potensial dengan menggunakan berbagai metode seperti panggilan dingin, pemasaran melalui email, dan bentuk komunikasi langsung lainnya untuk menjalin kontak dengan calon klien dan membangun hubungan bisnis.

Apa itu penjualan keluar?

Penjualan keluar (outbound sales) adalah jenis proses penjualan di mana seorang tenaga penjualan menghubungi calon pelanggan secara proaktif, biasanya melalui panggilan telepon, email, atau kunjungan langsung. Dalam penjualan keluar, tenaga penjualan bertanggung jawab untuk mencari dan menghubungi calon pelanggan, daripada menunggu mereka datang sendiri. 

Apa perbedaan antara penjualan inbound dan outbound?

Penjualan inbound merujuk pada proses menarik dan mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan melalui upaya pemasaran dan penjualan yang membawa mereka ke bisnis Anda. Hal ini dapat mencakup taktik seperti membuat dan mendistribusikan konten, mengoptimalkan situs web Anda untuk mesin pencari, dan menggunakan media sosial untuk berinteraksi dengan calon pelanggan.

Penjualan keluar, di sisi lain, melibatkan upaya aktif untuk menjangkau calon pelanggan melalui taktik seperti panggilan dingin, email, dan surat langsung. Penjualan keluar lebih proaktif dan melibatkan upaya aktif untuk mencari calon pelanggan daripada menunggu mereka datang kepada Anda.

Apa itu panggilan penjualan keluar?

Panggilan penjualan keluar adalah panggilan proaktif yang dilakukan oleh perwakilan penjualan kepada calon pelanggan dengan tujuan untuk menghasilkan bisnis baru. Panggilan ini biasanya ditujukan kepada calon pelanggan yang sebelumnya belum menunjukkan minat terhadap produk atau layanan perusahaan.  

Tujuan panggilan penjualan keluar dapat mencakup pengumpulan prospek, penjadwalan janji temu, presentasi penjualan, atau tindak lanjut atas interaksi sebelumnya.

Apa itu proses penjualan keluar?

Proses penjualan keluar adalah pendekatan proaktif di mana tim penjualan menghubungi calon pelanggan secara inisiatif. Proses ini biasanya mencakup beberapa tahap terstruktur yang dirancang untuk melibatkan, merawat, dan mengubah prospek menjadi pelanggan. Langkah-langkah kunci dalam proses penjualan keluar:

  • Generasi prospek: Identifikasi profil pelanggan ideal (ICP) Anda dan buat daftar prospek.
  • Prospek: Gunakan alat untuk mengumpulkan informasi kontak dan mengelompokkan prospek.
  • Jangkauan: Mulai kontak melalui panggilan dingin, email, atau platform media sosial.
  • Tindak Lanjut: Libatkan calon pelanggan melalui pesan yang dipersonalisasi dan titik kontak yang konsisten.
  • Presentasi penjualan: Sampaikan proposisi nilai Anda dan tangani keberatan.
  • Penutupan: Ubah prospek menjadi pelanggan dan catat prosesnya di CRM Anda.

Bagaimana cara membangun strategi penjualan keluar?

Untuk mengembangkan strategi penjualan keluar yang sukses, ikuti langkah-langkah kunci berikut:

  • Identifikasi target audiens Anda: Pahami siapa pelanggan ideal Anda dan masalah apa yang mereka hadapi.
  • Tetapkan tujuan yang jelas dan dapat diukur: Tentukan tujuan seperti meningkatkan pendapatan, memperluas basis pelanggan, atau memperluas jangkauan pasar.
  • Susun rencana pemasaran Anda: Pilih saluran seperti email dingin, panggilan telepon, atau pesan LinkedIn. Buat jadwal dan tetapkan tanggung jawab.
  • Buat skrip penjualan yang fleksibel: Kembangkan poin-poin pembicaraan untuk tetap fokus sambil memungkinkan percakapan yang alami.
  • Latih tim penjualan Anda: Berikan pengetahuan produk, keterampilan komunikasi, dan teknik penjualan kepada para perwakilan penjualan Anda.
  • Pantau kinerja: Gunakan metrik seperti tingkat konversi atau waktu respons untuk mengevaluasi efektivitas.
  • Perbaiki dan optimalkan: Analisis hasil dan sesuaikan strategi Anda berdasarkan data kinerja.

Berbeda dengan taktik inbound, penjualan outbound melibatkan pendekatan proaktif terhadap calon pelanggan, sehingga perencanaan dan pelaksanaan menjadi sangat penting.

Bagaimana cara meningkatkan penjualan keluar?

Peningkatan kinerja penjualan keluar memerlukan kombinasi antara personalisasi, teknologi, dan tindak lanjut strategis:

  • Tentukan pelanggan ideal Anda: Pemahaman yang jelas tentang audiens Anda akan menghasilkan penargetan yang lebih efektif.
  • Buatlah proposisi nilai yang kuat: Jelaskan bagaimana produk atau layanan Anda memecahkan masalah spesifik pelanggan.
  • Sesuaikan pendekatan Anda: Sesuaikan pesan agar menunjukkan bahwa Anda memahami kebutuhan penerima.
  • Gunakan skrip penjualan yang konsisten: Jaga kualitas dan struktur di seluruh tim penjualan sambil menyesuaikan diri dengan setiap percakapan.
  • Lakukan tindak lanjut secara teratur: Jaga agar percakapan tetap berjalan dengan melakukan tindak lanjut yang tepat waktu dan relevan.
  • Latih dan bimbing tim Anda: Berikan pelatihan berkelanjutan untuk memperkuat keterampilan penjualan dan pemahaman produk.
  • Manfaatkan data dan analitik: Pantau keberhasilan kampanye dan optimalkan upaya menggunakan wawasan kinerja.
  • Otomatiskan sebanyak mungkin: Gunakan alat untuk penilaian prospek, penjadwalan janji temu, dan integrasi CRM untuk menghemat waktu.

Memahami perbedaan antara penjualan inbound dan outbound sangat penting—sementara penjualan inbound berfokus pada menarik prospek, penjualan outbound memerlukan upaya proaktif dan keterlibatan yang konsisten.

Survei denyut nadi karyawan:

Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).

Pertemuan empat mata:

Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.

eNPS:

eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.

Berdasarkan jawaban yang diberikan, karyawan dapat ditempatkan dalam tiga kategori yang berbeda:

  • Promotor
    Karyawan yang memberikan tanggapan positif atau setuju.
  • Pengkritik
    Karyawan yang bereaksi negatif atau tidak setuju.
  • Pasif
    Karyawan yang bersikap netral dalam memberikan tanggapan.

Bagaimana cara membangun tim penjualan keluar?

Membentuk tim penjualan keluar yang berkinerja tinggi memerlukan perekrutan strategis, pelatihan, dan penyelarasan. Langkah-langkah untuk membangun tim penjualan keluar yang efektif:

  • Tentukan strategi penjualan keluar Anda: Jelaskan tujuan, pesan, dan saluran komunikasi.
  • Merekrut talenta yang tepat: Cari individu yang memiliki ketekunan, kemampuan komunikasi, dan pengalaman di bidang penjualan.
  • Berikan pelatihan: Fokus pada produk, ICP, alat penjualan, dan penanganan keberatan.
  • Tetapkan KPI: Tentukan metrik kinerja seperti jumlah panggilan per hari, tingkat konversi, dan tingkat tindak lanjut.
  • Gunakan alat yang tepat: Implementasikan sistem CRM, auto-dialer, dan dashboard analitik.
  • Mendorong kolaborasi: Selaraskan dengan tim pemasaran dan keberhasilan pelanggan untuk meningkatkan kualitas prospek dan retensi.

Tim yang solid menjadi pendorong pertumbuhan penjualan keluar yang konsisten dan pengembangan pipeline.

Bagaimana cara meningkatkan panggilan penjualan keluar?

Meningkatkan panggilan penjualan keluar memerlukan kombinasi antara efisiensi, motivasi, dan penargetan yang cerdas. Strategi untuk meningkatkan panggilan penjualan keluar:

  • Perbaiki daftar prospek: Sasar prospek yang sesuai dengan ICP Anda untuk tingkat keberhasilan yang lebih tinggi.
  • Manfaatkan teknologi: Gunakan alat panggilan dan integrasi CRM untuk mempermudah proses panggilan.
  • Optimalkan skrip panggilan: Buatlah skrip tersebut jelas, berfokus pada manfaat, dan fleksibel.
  • Tetapkan tujuan harian: Tetapkan dan pantau kuota panggilan individu serta target tindak lanjut.
  • Motivasi kinerja: Berikan insentif dan pengakuan bagi karyawan yang berprestasi tinggi.
  • Monitor dan bimbing: Tinjau rekaman panggilan dan berikan umpan balik secara teratur.

Mengintegrasikan tindakan-tindakan ini ke dalam strategi penjualan keluar Anda memastikan proses penjangkauan yang lebih produktif dan berorientasi pada hasil.

Pelajari bagaimana Empuls dapat membantu organisasi Anda

Bergabunglah dengan lebih dari 5.000 bisnis yang sudah berkembang bersama Xoxoday.

Libatkan, berikan penghargaan, dan pertahankan orang-orang terbaik Anda.
Jadwalkan demo