✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️
✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️

Daftar sekarang

Webinar Langsung: Rahasia Membangun Roda Gila Pertumbuhan B2B2C yang Sukses
Simpan tempat Anda sekarang
Istilah Daftar Istilah
Daftar Istilah Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manfaat Karyawan
Daftar isi

Saluran Penjualan

Saluran penjualan dapat berupa toko online, iklan katalog atau majalah, atau bahkan iklan infomercial di televisi. Intinya adalah pelanggan mendapatkan informasi tentang produk atau layanan Anda, lalu membuat keputusan pembelian berdasarkan informasi tersebut.

Apa itu saluran penjualan?

Saluran penjualan adalah cara yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk menjangkau dan menjual produk atau layanannya kepada pelanggan. 

Sebuah perusahaan dapat menggunakan satu saluran penjualan atau kombinasi dari berbagai saluran untuk menjangkau dan menjual produk atau layanannya kepada pelanggan. Pilihan saluran penjualan akan bergantung pada jenis produk atau layanan yang dijual, pasar sasaran, serta sumber daya dan kemampuan perusahaan.

Apa saja jenis-jenis saluran penjualan yang berbeda?

Jenis-jenis saluran penjualan yang umum meliputi:

  • Penjualan langsung (tim penjualan internal)
  • Penjualan ritel (toko fisik)
  • E-commerce (platform online)
  • Penjualan melalui saluran (penjual kembali, VAR, distributor)
  • Penjualan afiliasi (promotor berbasis komisi)
  • Penjualan grosir (penjualan dalam jumlah besar kepada perantara)

Setiap saluran melayani segmen pelanggan yang berbeda dan memainkan peran unik dalam strategi go-to-market keseluruhan perusahaan.

Apa saja contoh saluran penjualan?

Berikut adalah beberapa contoh saluran penjualan:

  • Toko fisik: Ini adalah cara tradisional untuk menjual barang. Ada banyak jenis toko fisik yang berbeda, seperti toko kelontong, toko serba ada, dan toko khusus.
  • Toko online: Menjual barang secara online melalui situs web Anda sendiri atau platform marketplace seperti Amazon merupakan cara yang cukup umum untuk menjual barang saat ini. ‍
  • Saluran penjualan langsung (juga dikenal sebagai B2B): Ini adalah ketika perusahaan menjual langsung ke perusahaan lain daripada ke konsumen.
  • Pemasaran Afiliasi: Pemasaran afiliasi adalah jenis penjualan tidak langsung di mana afiliasi mengarahkan pelanggan ke situs Anda sebagai imbalan atas komisi dari setiap penjualan yang dilakukan melalui rujukan mereka.
  • Distribusi grosir: Ini adalah ketika Anda menjual produk dalam jumlah besar kepada pengecer yang kemudian menjualnya kembali kepada pelanggan dengan harga eceran.

Apa saja manfaat memiliki beberapa saluran penjualan?

Ada beberapa keuntungan memiliki beberapa saluran penjualan:

  • Jangkauan yang lebih luas: Dengan memiliki beberapa saluran penjualan, Anda dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan berpotensi memperluas basis pelanggan Anda.
  • Peningkatan pengalaman pelanggan: Pelanggan memiliki preferensi yang berbeda-beda saat berbelanja. Beberapa mungkin lebih suka berbelanja online, sementara yang lain mungkin lebih suka berbelanja di toko fisik. Dengan memiliki beberapa saluran penjualan, Anda dapat memberikan pelanggan opsi untuk berbelanja dengan cara yang paling nyaman bagi mereka.
  • Peningkatan penjualan: Dengan menawarkan produk Anda melalui berbagai saluran penjualan, Anda berpotensi meningkatkan penjualan Anda. Misalnya, jika Anda menjual produk Anda secara online dan di toko fisik, Anda memiliki kesempatan untuk menjual kepada pelanggan yang lebih suka berbelanja online maupun yang lebih suka berbelanja di toko fisik.
  • Risiko yang lebih rendah: Bergantung pada satu saluran penjualan saja dapat berisiko. Jika saluran tersebut mengalami penurunan, hal itu dapat berdampak signifikan pada bisnis Anda. Dengan memiliki beberapa saluran penjualan, Anda dapat mendiversifikasi aliran pendapatan dan mengurangi risiko Anda.
  • Peningkatan pengumpulan dan analisis data: Dengan memiliki beberapa saluran penjualan, Anda dapat mengumpulkan lebih banyak data tentang pelanggan Anda dan kebiasaan belanja mereka. Hal ini dapat membantu Anda memahami pelanggan Anda dengan lebih baik dan membuat keputusan bisnis yang lebih terinformasi.

Apa itu strategi saluran penjualan?

Strategi saluran penjualan adalah rencana terstruktur yang menjelaskan cara suatu bisnis akan mendistribusikan produk atau layanannya kepada pelanggan melalui berbagai saluran penjualan. Strategi ini menentukan kombinasi saluran langsung dan tidak langsung—seperti e-commerce, ritel, distributor, atau mitra penjualan saluran—untuk memaksimalkan jangkauan dan pendapatan.

Saluran penjualan mana yang telah dibuka untuk produsen?

Pabrikan semakin memanfaatkan saluran penjualan langsung ke konsumen (DTC) melalui platform e-commerce. Saluran ini memungkinkan mereka untuk menghilangkan perantara tradisional dan membangun hubungan langsung dengan konsumen akhir sambil mempertahankan kendali yang lebih baik atas harga, merek, dan data pelanggan.

Bagaimana cara kerja penjualan melalui saluran?

Penjualan melalui saluran melibatkan mitra pihak ketiga—seperti pengecer, distributor, atau agen—yang menjual produk atau layanan suatu perusahaan atas namanya. Mitra-mitra ini menangani interaksi dengan pelanggan, pengiriman, dan dukungan, sementara perusahaan utama menyediakan pelatihan, dukungan pemasaran, dan insentif untuk meningkatkan kinerja.

Bagaimana cara meningkatkan penjualan melalui saluran distribusi?

Untuk meningkatkan penjualan melalui saluran distribusi, perusahaan sebaiknya:

  • Memberikan pelatihan dan orientasi yang komprehensif bagi mitra.
  • Tawarkan insentif yang kompetitif dan struktur komisi yang menarik.
  • Jaga komunikasi yang jelas dan berikan dukungan.
  • Gunakan analitik untuk memantau kinerja mitra.
  • Perkuat keselarasan merek melalui inisiatif pemasaran bersama.

Alat manajemen mitra yang efektif juga dapat memperlancar operasional dan memperkuat hubungan.

Survei denyut nadi karyawan:

Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).

Pertemuan empat mata:

Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.

eNPS:

eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.

Berdasarkan jawaban yang diberikan, karyawan dapat ditempatkan dalam tiga kategori yang berbeda:

  • Promotor
    Karyawan yang memberikan tanggapan positif atau setuju.
  • Pengkritik
    Karyawan yang bereaksi negatif atau tidak setuju.
  • Pasif
    Karyawan yang bersikap netral dalam memberikan tanggapan.

Bagaimana cara membangun strategi saluran penjualan?

Ada banyak pendekatan yang berbeda dalam merancang strategi saluran penjualan, dan yang terbaik untuk perusahaan Anda akan bergantung pada industri, pasar sasaran, dan sumber daya yang Anda miliki. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ikuti untuk merancang strategi saluran penjualan:

  • Identifikasi pasar sasaran Anda: Penting untuk memahami siapa pelanggan Anda dan apa yang mereka butuhkan. Hal ini akan membantu Anda menentukan cara terbaik untuk menjangkau mereka dan menjual produk atau layanan Anda.
  • Evaluasi sumber daya Anda: Pertimbangkan sumber daya perusahaan Anda, termasuk anggaran, tenaga kerja, dan keahlian, saat menentukan strategi saluran penjualan.
  • Pertimbangkan tujuan Anda: Pikirkan apa yang ingin Anda capai dengan strategi saluran penjualan Anda. Apakah Anda berusaha untuk meningkatkan penjualan, memperluas ke pasar baru, atau meningkatkan loyalitas pelanggan? Memahami tujuan Anda akan membantu Anda menentukan pendekatan terbaik yang harus diambil.
  • Teliti berbagai saluran penjualan: Terdapat berbagai jenis saluran penjualan, termasuk penjualan langsung, ritel, e-commerce, dan distributor.
  • Buatlah rencana: Setelah Anda mengidentifikasi pasar sasaran, mengevaluasi sumber daya, dan mempertimbangkan tujuan Anda, saatnya untuk membuat rencana untuk strategi saluran penjualan Anda.
  • Implementasikan dan pantau strategi Anda: Setelah Anda mengembangkan rencana, penting untuk melaksanakannya dan memantau keberhasilannya.
Pelajari bagaimana Empuls dapat membantu organisasi Anda

Bergabunglah dengan lebih dari 5.000 bisnis yang sudah berkembang bersama Xoxoday.

Libatkan, berikan penghargaan, dan pertahankan orang-orang terbaik Anda.
Jadwalkan demo