✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️
✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️

Daftar sekarang

Webinar Langsung: Rahasia Membangun Roda Gila Pertumbuhan B2B2C yang Sukses
Simpan tempat Anda sekarang
Istilah Daftar Istilah
Daftar Istilah Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manfaat Karyawan
Daftar isi

Demonstrasi penjualan adalah bagian penting dari proses penjualan di mana seorang tenaga penjualan memperlihatkan fitur dan manfaat produk atau layanan kepada calon pelanggan.  

Produk ini dirancang untuk menunjukkan bagaimana produk tersebut dapat menyelesaikan masalah spesifik atau memenuhi kebutuhan pelanggan, dengan tujuan meyakinkan mereka untuk melakukan pembelian.  

Demonstrasi penjualan yang efektif dapat secara signifikan memengaruhi keputusan pembeli dan sering disesuaikan untuk mengatasi kekhawatiran dan minat unik audiens.

Apa itu demo penjualan?

Demonstrasi penjualan adalah presentasi yang diberikan oleh seorang tenaga penjualan untuk menunjukkan nilai dan fungsi suatu produk atau layanan kepada calon pelanggan.  

Hal ini biasanya melibatkan demonstrasi langsung produk, menyoroti fitur utama, manfaat, dan aplikasi praktisnya.  

Tujuan dari demonstrasi penjualan adalah untuk memberikan ilustrasi yang jelas dan meyakinkan tentang bagaimana produk dapat menyelesaikan masalah pelanggan atau meningkatkan situasi mereka, yang pada akhirnya mengarah pada keputusan pembelian.

Apa perbedaan antara presentasi penjualan dan demonstrasi penjualan?

Presentasi penjualan adalah gambaran umum yang lebih luas tentang produk atau layanan, sering kali berfokus pada informasi perusahaan, posisi pasar, dan manfaat umum. Presentasi ini lebih bersifat informatif dan kurang interaktif.  

Demonstrasi penjualan, di sisi lain, lebih bersifat praktis dan interaktif, dengan fokus pada menunjukkan produk dalam aksi dan menonjolkan fitur-fitur spesifik yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Apa perbedaan antara demo penjualan dan demo produk?

Meskipun istilah-istilah ini sering digunakan secara bergantian, demo penjualan dirancang secara strategis untuk meyakinkan calon pelanggan tertentu agar melakukan pembelian, dengan fokus pada masalah utama yang mereka hadapi.  

Di sisi lain, demo produk bersifat lebih umum dan sering digunakan untuk tujuan onboarding atau pendidikan.  

Demonstrasi penjualan merupakan bagian dari siklus penjualan, sementara demonstrasi produk dapat mendukung pelatihan pengguna setelah penjualan.

Apa contoh demo penjualan?

Contoh demo penjualan adalah skenario di mana seorang tenaga penjualan memandu calon pelanggan melalui fitur-fitur produk untuk menyelesaikan masalah tertentu.  

Misalnya, sebuah perusahaan SaaS dapat menunjukkan bagaimana platform mereka mengotomatisasi proses penggajian dalam lingkungan langsung yang disesuaikan dengan kasus penggunaan calon pelanggan.  

Jenis demonstrasi penjualan ini membantu membangun kepercayaan dan keterlibatan dengan menunjukkan nilai nyata dalam dunia nyata.

Bagaimana cara menyusun presentasi penjualan?

Sebuah demo penjualan yang terstruktur dengan baik mencakup elemen-elemen berikut:

  • Pengantar: Perkenalkan diri Anda, perusahaan Anda, dan agenda untuk demo.
  • Fase penemuan: Ajukan pertanyaan untuk memahami kebutuhan dan tantangan pelanggan.
  • Ringkasan produk: Berikan gambaran umum tentang produk atau layanan.
  • Demonstrasi fitur: Tunjukkan fitur-fitur utama yang secara langsung memenuhi kebutuhan pelanggan.
  • Proposisi nilai: Tekankan manfaatnya dan bagaimana manfaat tersebut memecahkan masalah pelanggan.
  • Sesi Tanya Jawab Interaktif: Sediakan waktu untuk pertanyaan dan berikan jawaban yang detail.
  • Langkah selanjutnya: Jelaskan langkah-langkah selanjutnya dan akhiri demo dengan ajakan bertindak yang jelas.

Apa saja praktik terbaik untuk presentasi penjualan?

Praktik terbaik dalam demo penjualan meliputi:

  • Kenali audiens Anda: Sebelum demo, teliti kebutuhan, masalah utama, dan karakteristik industri calon pelanggan. Sesuaikan demo untuk menjawab kekhawatiran mereka dan tunjukkan bagaimana produk Anda dapat memberikan solusi.
  • Sorot fitur dan manfaat utama: Fokus pada fitur yang paling relevan bagi pelanggan dan tunjukkan manfaat langsungnya. Gunakan contoh dan skenario nyata yang dapat dipahami oleh pelanggan.
  • Libatkan pelanggan: Jadikan demo interaktif dengan mendorong pertanyaan dan umpan balik. Libatkan pelanggan sepanjang presentasi untuk menjaga minat mereka dan menangani setiap kekhawatiran secara langsung.
  • Tunjukkan, jangan hanya ceritakan: Setiap kali memungkinkan, tunjukkan produk tersebut dalam aksi daripada hanya membicarakannya. Demonstrasi visual seringkali lebih berdampak dan lebih mudah diingat.
  • Tangani keberatan dengan tenang:Siapkan diri untuk menanggapi keberatan atau kekhawatiran yang mungkin dimiliki pelanggan. Berikan tanggapan dengan percaya diri dan jelaskan dengan jelas atau berikan alternatif.
  • Tindak lanjut: Setelah demo, lakukan tindak lanjut dengan pelanggan untuk menjawab pertanyaan yang masih ada, memberikan informasi tambahan, dan melanjutkan proses penjualan.

Apakah pengalaman demo meningkatkan penjualan?

Ya, demonstrasi penjualan yang dilakukan dengan baik seringkali meningkatkan penjualan dengan membantu pembeli membayangkan bagaimana produk tersebut cocok dengan alur kerja mereka. Demonstrasi penjualan yang disesuaikan dapat meningkatkan kepercayaan, mengurangi kecemasan saat membeli, dan mempercepat proses pengambilan keputusan.

Apakah demo mengurangi penjualan?

Demonstrasi produk yang buruk dapat mengurangi penjualan jika bersifat generik, terlalu teknis, atau gagal memenuhi kebutuhan spesifik pelanggan. Demonstrasi tersebut dapat membingungkan atau membebani pembeli, sehingga mengurangi minat dan kepercayaan terhadap produk.

Survei denyut nadi karyawan:

Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).

Pertemuan empat mata:

Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.

eNPS:

eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.

Berdasarkan jawaban yang diberikan, karyawan dapat ditempatkan dalam tiga kategori yang berbeda:

  • Promotor
    Karyawan yang memberikan tanggapan positif atau setuju.
  • Pengkritik
    Karyawan yang bereaksi negatif atau tidak setuju.
  • Pasif
    Karyawan yang bersikap netral dalam memberikan tanggapan.

Seberapa berguna demo untuk penjualan B2B yang kompleks?

Demonstrasi penjualan sangat berharga dalam penjualan B2B yang kompleks, di mana pemangku keputusan perlu memahami bagaimana produk terintegrasi ke dalam sistem mereka. Demonstrasi penjualan yang disesuaikan secara pribadi membantu menjelaskan nilai produk, mengatasi keberatan, dan mendukung kesepakatan di antara para pemangku kepentingan.

Bagaimana cara menutup presentasi penjualan?

Untuk menutup demo penjualan dengan efektif, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Ringkas poin-poin utama: Ringkas fitur dan manfaat utama yang sesuai dengan kebutuhan spesifik pelanggan.
  • Jawab pertanyaan: Tanggapi semua pertanyaan atau kekhawatiran yang mungkin masih dimiliki oleh pelanggan.
  • Ajakan bertindak: Jelaskan dengan jelas langkah-langkah selanjutnya, seperti menjadwalkan pertemuan tindak lanjut, mengirimkan proposal, atau meminta penawaran penjualan.
  • Menangani keberatan:Siapkan diri untuk menangani setiap keberatan dan memberikan jaminan.
  • Ucapkan terima kasih kepada pelanggan: Ungkapkan rasa terima kasih atas waktu dan minat mereka.

Bagaimana cara menyusun presentasi penjualan?

Sebuah demo penjualan yang terstruktur dengan baik mencakup elemen-elemen berikut:

  • Pengantar: Perkenalkan diri Anda, perusahaan Anda, dan agenda untuk demo.
  • Fase penemuan: Bertanya untuk memahami kebutuhan dan tantangan pelanggan.
  • Ringkasan produk: Berikan gambaran umum tentang produk atau layanan.
  • Demonstrasi fitur: Demonstrasikan fitur-fitur utama yang secara langsung memenuhi kebutuhan pelanggan.
  • Proposisi nilai: Tekankan manfaat dan bagaimana manfaat tersebut memecahkan masalah pelanggan.
  • Sesi Tanya Jawab Interaktif: Sediakan waktu untuk pertanyaan dan berikan jawaban yang detail.
  • Langkah selanjutnya: Jelaskan langkah-langkah selanjutnya dan akhiri demo dengan ajakan bertindak yang jelas.

Bagaimana cara mengubah demo menjadi penjualan?

Untuk mengubah demo menjadi penjualan, Anda harus:

  • Sesuaikan demo:Sesuaikan demonstrasi dengan kebutuhan dan masalah spesifik pelanggan.
  • Libatkan calon pelanggan: Dorong interaksi dan umpan balik selama demo.
  • Sorot manfaat: Jelaskan dengan jelas bagaimana produk ini akan menyelesaikan masalah pelanggan.
  • Buat kesan mendesak: Tekankan penawaran yang bersifat waktu atau keuntungan bertindak cepat.
  • Tindak lanjut:Kirim email tindak lanjut atau telepon untuk menjawab pertanyaan yang masih ada dan mendorong penutupan kesepakatan.

Berapa lama durasi demo penjualan?

Durasi demo penjualan dapat bervariasi, tetapi umumnya berlangsung antara 30 hingga 60 menit. Durasi tersebut harus cukup lama untuk mencakup semua poin penting tanpa membebani calon pelanggan.

Bagaimana cara menjual dalam demo?

Untuk menjual secara efektif selama demo:

  • Pahami kebutuhan prospek: Lakukan riset mendalam dan ajukan pertanyaan untuk memahami masalah utama prospek.
  • Tampilkan fitur yang relevan: Fokus pada fitur yang paling relevan untuk menyelesaikan masalah pelanggan.
  • Jadilah menarik: Jaga tingkat keterlibatan yang tinggi dengan mengajukan pertanyaan dan mendorong interaksi.
  • Gunakan studi kasus atau testimoni:Bagikan kisah sukses atau testimoni untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan.
  • Menangani keberatan:Siapkan diri untuk menangani keberatan dan memberikan jaminan.
  • Akhiri dengan kuat: Akhiri dengan ajakan bertindak yang kuat, jelaskan langkah-langkah selanjutnya dengan jelas.
Pelajari bagaimana Empuls dapat membantu organisasi Anda

Bergabunglah dengan lebih dari 5.000 bisnis yang sudah berkembang bersama Xoxoday.

Libatkan, berikan penghargaan, dan pertahankan orang-orang terbaik Anda.
Jadwalkan demo