
Intelijen Penjualan
Intelligence penjualan adalah penggunaan data dan wawasan pasar untuk memahami dan meningkatkan proses penjualan. Hal ini mencakup pengumpulan data strategis dan penerapan data yang relevan untuk membantu para ahli penjualan mengambil keputusan yang tepat, memanfaatkan peluang, dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan setia.
Apa itu intelijen penjualan?
Intelligence penjualan adalah pemanfaatan strategis data komprehensif, wawasan pasar yang mendalam, dan analisis pra-penjualan untuk memberdayakan tim penjualan dengan pemahaman yang mendalam tentang audiens target, tren, dan pesaing pasar. Pendekatan ini lebih unggul daripada metode tradisional dalam mengumpulkan informasi untuk mengambil keputusan yang terinformasi.
Fokus utama dari sales intelligence adalah untuk membekali tim penjualan dengan informasi dan sumber daya yang diperlukan agar dapat bekerja secara efektif dalam upaya penjualan.
Apa itu kecerdasan penjualan otomatis?
Intelligence penjualan otomatis merujuk pada penggunaan teknologi untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti tentang prospek, pelanggan, dan tren pasar tanpa input manual.
Ini membantu mempermudah proses penyaringan prospek, mempersonalisasi upaya pemasaran, dan meningkatkan efisiensi penjualan. Alat kecerdasan penjualan yang dilengkapi dengan fitur otomatisasi melacak perilaku online, perubahan profil perusahaan, dan sinyal pembelian untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Apa saja manfaat dari sales intelligence?
Manfaat dari sales intelligence adalah sebagai berikut:
- Kinerja penjualan yang lebih baik
- Peningkatan prioritas prospek
- siklus penjualan yang lebih singkat
- Pengambilan keputusan berbasis data
- Peramalan penjualan yang akurat
- Intelligence kompetitif
Apa perbedaan antara sales intelligence dan business intelligence?
Intelligence penjualan sangat berfokus pada penyediaan wawasan dan data yang berkaitan dengan proses penjualan dan interaksi dengan pelanggan.
Tujuannya utama adalah memberdayakan tim penjualan dengan informasi yang membantu mereka mengambil keputusan yang terinformasi, meningkatkan keterlibatan pelanggan, dan menutup transaksi. Intelijen penjualan berfokus pada aktivitas penjualan, manajemen prospek, data pelanggan, dan metrik kinerja.
Di sisi lain, bisnis intelijen secara umum berfokus pada analisis dan pemahaman berbagai aspek kinerja bisnis di berbagai fungsi dan departemen.
Business intelligence mencakup berbagai bidang bisnis yang meliputi keuangan, operasional, rantai pasok, pemasaran, dan lainnya.
Mengapa intelijen penjualan menantang?
Intelligence penjualan menghadirkan beberapa tantangan yang dapat membatasi efektivitas dan adopsi dalam tim penjualan.
- Data sering kali tersebar di berbagai platform.
- Informasi dapat menjadi usang dengan cepat.
- Integrasi dengan CRM atau alat lain dapat menjadi kompleks.
- Perangkat lunak intelijen penjualan memerlukan pengaturan yang akurat dan pelatihan tim.
- Memperluas wawasan di seluruh tim besar menjadi sulit tanpa sistem yang terintegrasi.
Bagaimana cara kerja perangkat lunak intelijen penjualan?
Komponen efektif dari intelijen penjualan meliputi:
- Pengumpulan data: Kumpulkan data dari berbagai sumber seperti sistem CRM, media sosial, riset pasar, umpan balik pelanggan, dan sumber lainnya, karena data ini membantu untuk memahami demografi pelanggan, perilaku pembelian, dan data historis.
- Analisis data: Memperbaiki dan menganalisis data yang dikumpulkan untuk mengidentifikasi wawasan dan tren. Hal ini dapat mencakup penggunaan alat analitik, kecerdasan buatan, dan algoritma pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi pola dan mengkorelasikan data.
- Penilaian prospek dan segmentasi: Dengan memanfaatkan data untuk menilai prospek berdasarkan kemungkinan mereka untuk menjadi pelanggan, intelijen penjualan membantu dalam mensegmentasi pelanggan berdasarkan kebutuhan mereka, sehingga memungkinkan pendekatan penjualan yang disesuaikan.
- Analisis kompetitor: Memantau dan menganalisis informasi tentang pesaing, produk mereka, harga, dan posisi pasar, yang memungkinkan tim penjualan untuk memahami keunggulan kompetitif mereka.
- Peramalan penjualan: Memanfaatkan data historis dan tren pasar untuk memprediksi kinerja penjualan di masa depan. Intelijen penjualan memungkinkan manajer penjualan untuk merencanakan dan mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif.
- Pembaruan real-time: Memberikan informasi terbaru kepada perwakilan penjualan selama interaksi penjualan, memungkinkan mereka untuk menyesuaikan pendekatan mereka dan memenuhi kebutuhan pelanggan.

Survei denyut nadi karyawan:
Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).

Pertemuan empat mata:
Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.

eNPS:
eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.
Berdasarkan jawaban yang diberikan, karyawan dapat ditempatkan dalam tiga kategori yang berbeda:

- Promotor
Karyawan yang memberikan tanggapan positif atau setuju. - Pengkritik
Karyawan yang bereaksi negatif atau tidak setuju. - Pasif
Karyawan yang bersikap netral dalam memberikan tanggapan.
Bagaimana cara sales intelligence membantu para tenaga penjualan untuk meningkatkan kinerjanya?
Berbagai cara di mana intelijen penjualan membantu tenaga penjualan untuk berkinerja adalah sebagai berikut:
- Pendekatan yang disesuaikan secara pribadi
- Wawasan pasar
- Peningkatan efisiensi
- Prospek pitching
- Analisis Kinerja Penjualan
Bagaimana cara kerja perangkat lunak intelijen penjualan?
Perangkat lunak intelijen penjualan membantu tim mengumpulkan dan menganalisis data untuk meningkatkan produktivitas dan memperbaiki strategi penargetan.
- Mengumpulkan data dari CRM, situs web, media sosial, dan basis data pihak ketiga.
- Menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan algoritma untuk mengidentifikasi pola dan menilai prospek.
- Memberikan pemberitahuan real-time tentang aktivitas atau pembaruan penting pada akun.
- Membantu memprioritaskan upaya pemasaran berdasarkan wawasan yang didukung data.
- Banyak alat intelijen penjualan menawarkan fitur otomatisasi dan pelaporan.
Bagaimana cara kerja sales intelligence?
Intelligence penjualan bekerja dengan mengubah data mentah menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk mendukung strategi penjualan yang lebih cerdas.
- Mengumpulkan data tentang prospek, pelanggan, dan tren pasar.
- Mengidentifikasi pemangku kepentingan utama dan memantau sinyal keterlibatan.
- Membantu mempersonalisasi upaya pemasaran berdasarkan aktivitas real-time.
- Melibatkan baik alat manual maupun otomatis untuk penyampaian wawasan.
- Perangkat lunak intelijen penjualan meningkatkan akurasi dan ketepatan waktu wawasan.
