✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️
✨ Jangan sampai ketinggalan! Daftarkan diri Anda untuk mengikuti Webinar Apresiasi Karyawan yang dijadwalkan pada tanggal 29 Februari.🎖️

Daftar sekarang

Webinar Langsung: Rahasia Membangun Roda Gila Pertumbuhan B2B2C yang Sukses
Simpan tempat Anda sekarang
Istilah Daftar Istilah
Daftar Istilah Manajemen Sumber Daya Manusia dan Manfaat Karyawan
Daftar isi

Metrik Penjualan

Metrik penjualan merupakan alat penting bagi perusahaan untuk melacak dan mengevaluasi efektivitas upaya penjualan mereka. Metrik ini memberikan wawasan berharga tentang kinerja penjualan, membantu organisasi mengambil keputusan berdasarkan data untuk mencapai tujuan penjualan mereka.  

Dengan mengukur titik data spesifik dan indikator kinerja utama (IKU), metrik penjualan memungkinkan bisnis untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, mengoptimalkan strategi penjualan, dan mendorong pertumbuhan pendapatan.

Apa itu metrik penjualan?

Metrik penjualan adalah serangkaian pengukuran kuantitatif yang digunakan oleh perusahaan untuk memantau kinerja penjualan mereka, menganalisis aktivitas penjualan, dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.  

Metrik-metrik ini digunakan oleh tim pemasaran dan penjualan untuk mengevaluasi efektivitas strategi dan taktik mereka, serta untuk mengoptimalkan operasi penjualan mereka. 

Apa itu metrik kinerja penjualan?

Metrik kinerja penjualan adalah indikator kuantitatif yang digunakan untuk mengevaluasi sejauh mana tim penjualan atau individu mencapai tujuan bisnis. Metrik ini membantu memantau produktivitas penjualan, efisiensi, dan pembangkitan pendapatan.

Apa saja metrik penjualan yang paling penting?

Berikut adalah beberapa metrik penjualan terpenting yang harus diukur oleh bisnis:

  • Pendapatan: Jumlah total uang yang dihasilkan dari penjualan suatu produk atau jasa dalam periode tertentu.
  • Tingkat konversi: Persentase prospek yang berubah menjadi pelanggan. Hal ini membantu mengidentifikasi seberapa efektif proses penjualan.
  • Ukuran transaksi rata-rata:Nilai rata-rata dari satu transaksi penjualan. Hal ini membantu untuk mengidentifikasi pendapatan rata-rata per transaksi.
  • Nilai pembelian rata-rata: Jumlah rata-rata pendapatan yang dihasilkan per pembelian. Metrik ini berguna untuk mengidentifikasi peluang untuk upselling atau cross-selling.
  • Kecepatan alur penjualan:Kecepatan di mana prospek bergerak melalui alur penjualan. Kecepatan alur penjualan memungkinkan bisnis untuk mengidentifikasi hambatan dan mempercepat proses penjualan.
  • Biaya akuisisi pelanggan (CAC):Biaya yang terkait dengan memperoleh pelanggan baru. Hal ini membantu bisnis mengevaluasi efisiensi biaya dari strategi pemasaran dan penjualan mereka.
  • Durasi siklus penjualan: Lama waktu yang dibutuhkan untuk menutup penjualan sejak interaksi pertama dengan prospek. Metrik ini membantu bisnis mengevaluasi efisiensi tim penjualan mereka dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
  • Nilai Seumur Hidup Pelanggan (CLTV): Nilai total yang dihasilkan oleh seorang pelanggan selama seluruh masa hubungannya dengan suatu perusahaan. Hal ini membantu bisnis memahami nilai jangka panjang seorang pelanggan dan memprioritaskan upaya akuisisi dan retensi. 

Apa itu metrik saluran penjualan?

Beberapa metrik umum dalam pipeline penjualan meliputi:

  • Prospek penjualan: Jumlah calon pelanggan yang telah diidentifikasi dan dimasukkan ke dalam saluran penjualan.
  • Tingkat konversi:Persentase prospek yang berhasil diubah menjadi pelanggan yang membayar.
  • Kecepatan penjualan: Kecepatan di mana transaksi bergerak melalui saluran penjualan, dari prospek hingga penutupan.
  • Durasi siklus penjualan: Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menuntaskan suatu transaksi.
  • Nilai transaksi: Nilai rata-rata dari setiap transaksi yang ditutup.
  • Tingkat kemenangan: Persentase transaksi yang berhasil dimenangkan, dibandingkan dengan yang kalah atau terlewat.

Apa saja contoh metrik penjualan?

Metrik penjualan membantu mengevaluasi keberhasilan strategi penjualan, proses, dan tim. Berikut adalah beberapa contoh metrik penjualan yang penting:

  • Pendapatan penjualan: Total pendapatan dari penjualan selama periode tertentu.
  • Laju pertumbuhan penjualan: Memantau peningkatan atau penurunan penjualan dari waktu ke waktu.
  • Tingkat konversi: Persentase prospek yang berhasil diubah menjadi pelanggan.
  • Ukuran transaksi rata-rata: Nilai rata-rata per transaksi yang ditutup.
  • Pipeline penjualan: Nilai total dari semua transaksi yang sedang berjalan.
  • Durasi siklus penjualan: Waktu yang dibutuhkan untuk menutup kesepakatan sejak kontak awal.
  • Biaya akuisisi pelanggan (CAC): Total biaya yang diperlukan untuk mendapatkan pelanggan baru.

Metrik apa yang menentukan kesuksesan tim penjualan?

Indikator kunci keberhasilan tim penjualan mencerminkan baik hasil kerja maupun dampak terhadap pelanggan.

  • Tingkat pencapaian kuota
  • Kecepatan aliran pipa
  • Tingkat kemenangan atau tingkat penutupan
  • Tingkat retensi pelanggan
  • Waktu respons awal

Bagaimana cara mengukur metrik kinerja penjualan?

Anda dapat mengukur metrik kinerja penjualan dengan mengintegrasikan alat yang tepat dan memantau aktivitas yang relevan.

  • Gunakan sistem CRM untuk memantau interaksi dan konversi.
  • Pantau volume panggilan, tingkat keterlibatan email, dan frekuensi pertemuan.
  • Bandingkan kinerja aktual dengan kuota atau target.
  • Analisis saluran penjualan pada berbagai tahap

Survei denyut nadi karyawan:

Ini adalah survei singkat yang dapat dikirim secara berkala untuk mengetahui pendapat karyawan Anda tentang suatu masalah dengan cepat. Survei ini terdiri dari lebih sedikit pertanyaan (tidak lebih dari 10) untuk mendapatkan informasi dengan cepat. Survei ini dapat diberikan secara berkala (bulanan/mingguan/triwulanan).

Pertemuan empat mata:

Mengadakan pertemuan berkala selama satu jam untuk mengobrol secara informal dengan setiap anggota tim adalah cara terbaik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Karena ini adalah percakapan yang aman dan pribadi, ini membantu Anda mendapatkan detail yang lebih baik tentang suatu masalah.

eNPS:

eNPS (skor Net Promoter karyawan) adalah salah satu cara yang paling sederhana namun efektif untuk menilai pendapat karyawan tentang perusahaan Anda. Ini mencakup satu pertanyaan menarik yang mengukur loyalitas. Contoh pertanyaan eNPS antara lain: Seberapa besar kemungkinan Anda akan merekomendasikan perusahaan kami kepada orang lain? Karyawan menjawab survei eNPS dengan skala 1-10, di mana 10 menunjukkan bahwa mereka 'sangat mungkin' merekomendasikan perusahaan dan 1 menunjukkan bahwa mereka 'sangat tidak mungkin' merekomendasikannya.

Berdasarkan jawaban yang diberikan, karyawan dapat ditempatkan dalam tiga kategori yang berbeda:

  • Promotor
    Karyawan yang memberikan tanggapan positif atau setuju.
  • Pengkritik
    Karyawan yang bereaksi negatif atau tidak setuju.
  • Pasif
    Karyawan yang bersikap netral dalam memberikan tanggapan.

Bagaimana cara mengukur metrik penjualan?

Metode pelacakan yang konsisten sangat penting untuk mengukur berbagai metrik penjualan dengan akurat.

  • Gunakan dashboard penjualan dan alat analitik.
  • Perbarui dan audit data CRM secara berkala.
  • Membagi data berdasarkan wilayah, perwakilan, produk, atau kampanye.
  • Jadwalkan tinjauan metrik mingguan atau bulanan.

Seberapa pentingkah pelaporan penjualan dan metrik?

Laporan penjualan dan metrik sangat penting untuk pertumbuhan strategis dan kejelasan operasional.

  • Aktifkan pengambilan keputusan berbasis data
  • Identifikasi perwakilan yang berkinerja terbaik dan hambatan-hambatan.
  • Tetapkan dan pantau target penjualan yang realistis.
  • Meningkatkan akuntabilitas di seluruh tim

Bagaimana cara menghitung metrik penjualan?

Setiap metrik penjualan memiliki rumus yang unik, dan menghitungnya membantu mengukur kesuksesan.

  • Tingkat konversi = (Transaksi yang ditutup / Total prospek) × 100
  • Ukuran transaksi rata-rata = Pendapatan total / Jumlah transaksi
  • Biaya akuisisi pelanggan = Total pengeluaran untuk penjualan dan pemasaran / Jumlah pelanggan baru
  • Gunakan alat otomatisasi untuk perhitungan yang konsisten dan akurat.

Bagaimana cara mengukur metrik kinerja penjualan?

Berikut adalah beberapa metrik kinerja penjualan yang paling umum digunakan oleh perusahaan untuk mengevaluasi kinerja penjualan:

  • Pendapatan penjualan: Metrik ini mengukur total pendapatan yang dihasilkan oleh tim penjualan dalam periode tertentu. Ini adalah metrik yang paling umum digunakan oleh perusahaan untuk menilai kesuksesan penjualan.
  • Tingkat konversi: Metrik ini mengukur persentase prospek yang menjadi pelanggan berbayar. Perhitungannya dilakukan dengan membagi jumlah pelanggan dengan total jumlah prospek.
  • Nilai pesanan rata-rata: Metrik ini mengukur nilai rata-rata setiap pesanan. Nilai ini dihitung dengan membagi total pendapatan dengan total jumlah pesanan.
  • Durasi siklus penjualan: Metrik ini mengukur waktu yang dibutuhkan untuk mengubah prospek menjadi pelanggan. Metrik ini penting karena membantu bisnis mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dalam alur penjualan.
  • Tingkat retensi pelanggan: Metrik ini mengukur persentase pelanggan yang tetap setia pada bisnis selama periode tertentu. Tingkat retensi yang tinggi menunjukkan bahwa pelanggan puas dengan produk atau layanan yang ditawarkan dan kemungkinan besar akan terus berbelanja di bisnis tersebut.
  • Aktivitas penjualan: Metrik ini mengukur jumlah aktivitas penjualan (panggilan telepon, email, pertemuan) yang dilakukan oleh tim penjualan. Metrik ini memberikan gambaran tentang tingkat keterlibatan tim penjualan dan dapat membantu mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
Pelajari bagaimana Empuls dapat membantu organisasi Anda

Bergabunglah dengan lebih dari 5.000 bisnis yang sudah berkembang bersama Xoxoday.

Libatkan, berikan penghargaan, dan pertahankan orang-orang terbaik Anda.
Jadwalkan demo